PERANCANGAN PRODUK
TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) DALAM KEGIATAN PENYULUHAN PROGRAM KB
Kejadian ledakan informasi sebenarnya
menjadi pertanda munculnya peluang dan tantangan yang akan dihadapi manusia di
masa depan. Perkembangan volume informasi yang dihasilkan dan dikelola akan
terus dan semakin menggelembung. Seiring dengan itu maka informasi pun
meningkat pula baik jumlah maupun jenisnya. Pada masa tersebut manusia hidup
dalam suatu tatanan masyarakat baru, yakni masyarakat informasi. Dalam masyarakat
informasi, informasi dianggap sesuatu yang penting untuk menunjang setiap
kegiatan manusia. Oleh karena itu, berbagai infrastruktur yang dibutuhkan dalam
proses mengelola dan mendistribusikan informasi terus dihasilkan dan
dikembangkan. Infrastruktur dalam proses Kejadian ledakan informasi sebenarnya
menjadi pertanda munculnya peluang dan tantangan yang akan dihadapi manusia di
masa depan.
Perkembangan volume informasi yang
dihasilkan dan dikelola akan terus dan semakin menggelembung. Seiring dengan
itu maka informasi pun meningkat pula baik jumlah maupun jenisnya. Pada masa
tersebut manusia hidup dalam suatu tatanan masyarakat baru, yakni masyarakat
informasi. Dalam masyarakat informasi, informasi dianggap sesuatu yang penting
untuk menunjang setiap kegiatan manusia. Oleh karena itu, berbagai
infrastruktur yang dibutuhkan dalam proses mengelola dan mendistribusikan
informasi terus dihasilkan dan dikembangkan. Infrastruktur dalam proses.
Beberapa manfaat yang diberikan TIK bagi satu
bangsa, antara lain:
1. Meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan
masyarakat.
2. Meningkatkan daya saing bangsa.
3. Memperkuat kesatuan dan persatuan nasional.
4. Mewujudkan pemerintahan yang transparan.
5. Meningkatkan jati diri bangsa di tingkat
internasional.
Tidak
dapat dihindari laju perkembangan TIK telah banyak digunakan untuk berbagai
tujuan yang kontraproduktif, bahkan destruktif, baik oleh perorangan, kelompok
bahkan oleh sebuah negara.
Program-program yang dilakukan oleh
penyuluh merupakan program yang berdadarkan instruksi dari BKKBN pusat, adapun
program itu adalah program KB yang ada didalamnya sub program pendukung yaitu:
Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR), Bina Keluarga Lansia
(BKL), dan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS), yang
merupakan suatu sistem yang saling berhubungan satu dengan lainnya.
Program-program yang dilaksanakan penyuluh KB tentunya berdasarkan kebutuhan
masayarakat (need assessment) calon akseptor KB. Program yang dilaksanakan
sesuai dengan kebutuhan, untuk pasangan usia subur yang baru mempunyai anak
tentunya programnya adalah BKB. Untuk keluarga yang mempunyai anak remaja
program yang diberikan adalah BKR, begitulah seterusnya. Prinsip-prinsip
pelayanan KB tersebut berkenaan dengan kondisi masyarakat, program pelayanan,
serta tujuan dan pelaksanaan layanan, yang mengacu pada pelayanan yang efektif
dan efisien untuk kehidupan yang efektif sehari-hari (KES), cerdas dan berkarakter
(Prayitno, dkk. 2013: 8).
Untuk kondisi seperti saat ini sudah
berjalan cukup baik, namun terkendala covid 19 yang biasanya progran dilakukan
secara langsung oleh kader pada saat ini hanya dapat mengunjungi satu kali
sebulan, selebihnya secara daring yaitu melalui media sosial. Pelaksanaan
penyuluhan dilakukan setiap sekali sebulan secara langsung, selebihnya melalui
media sosial seperti grub wa, facebook. Biasanya memang hanya dilakukan secara
lansung namun semenjak masa pandemi juga dilaksanakan di media sosial. Biasanya
kader secara langsung pergi ke masyarakat.
Penyuluhan kepada masyarakat tentang
program KB akan lebih efektif dengan menggunakan media penyuluhan. Penggunaan
media penyuluhan akan membantu memperjelas informasi yang disampaikan, karena
dapat lebih menarik, lebih interaktif, dapat mengatasi batasan ruang, waktu dan
indra manusia. Agar informasi yang disampaikan bisa lebih jelas dan mudah
dipahami sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, maka informasi tersebut perlu
dikemas sesuai dengan karakteristik dari setiap media yang digunakan. Intinya
pemanfaatan teknologi di lembaga ini ada di media sosial sebagai pengganti
penyuluhan secara langsung, tetapi penyuluhan secara langsung juga dilakukan
namun terbatas.